Puisi: Pasar Tak Bersuara

 

Ilustrasi Beli Online


Jempol-jempol menari, pasar pun terbuka
Tanpa debu, tanpa terik matahari menyapa
Cukup kecepatan sentuhan, tak perlu langkah
Hadir rupa-rupa barang dalam genggaman

Dulu ibu menawar berjongkok di pasar
Bercakap dengan penjual, pejuang pertarungan harga
Kini layar toko online, lapak pun sunyi
Harga pasti selalu terpampang, bukan lagi menawar

Keranjang bukan besi-besi
Melainkan ikon bentuk keranjang di pojok layar
Berisi berbagai keinginan dan kebutuhan
Dikirim penjual, diantarkan kurir kesabaran

Ada pakaian dari berbagai kota
Menampilkan hiasan, berkesan di mata
Ada buku-buku baru, memikat kutu buku
Semua dipesan tanpa suara

Aku rindu pasar riuh
Saling tawar-menawar menjadi budaya
Tangan-tangan saling menyapa untuk bertukar
Senyum dan akad membelah sunyi

Zaman terus berlari
Pasar bernapas langit-langit angin berganti
Kini sunyi, rapi dibungkus rapat
Menyimpan denyut online di kehidupan baru

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Pasar Tak Bersuara"

close