Puisi: Gunung Kekasih
![]() |
| Ilustrasi Mendaki Gunung Kekasih |
Gunung-gunung berdiri, sunyi tak hilang
Langit menyapa puncakmu dalam keheningan
Awan menyelimutimu dari pandangan
Tubuhmu batu, hatimu salju
Menyimpan rindu di setiap aliran es
Aku mendaki bukan menaklukkan
Tapi melihat kebesaran Sang Pencipta
Anginmu bertiup sepoi, menggambarkan kisah
Cinta tak pernah reda dibawa zaman
Setiap langkah mengalir zikir
Setiap nafas mengalir takbir
Lerengmu nan curam, aku belajar sabar
Cinta tumbuh keberanian
Dan jarak mesti dijaga
Hingga pertemuan ikatan berbuah manis
Di dadamu, embun-embun jadi puisi
Burung-burung terbang berpasangan
Aku menulis namamu di hati
Biarlah masa berganti, namun namamu tetap dirindu
Kau diam, tak pernah merintih
Kau jauh dari tatapan mata, tapi tak asing
Dalam sunyimu, mendengar suara detak jantung
Menyebut namaku, namun kau tak bercerita


0 Response to "Puisi: Gunung Kekasih"
Post a Comment