Puisi: Terhidang Seporsi Sate Ayam Qafisha Yumna February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Seporsi Sate Ayam Seporsi sate ayam, memancar kelezatan Terhidang di atas piring kesederhanaan Bilah-bilah tusuk berisi daging k... Read More
Puisi: Menyapa Semangkuk Bubur Ayam Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Semangkuk Bubur Ayam Pagi hari menyapa alam Semangkuk bubur ayam, menyambut fajar Putihnya bubur di halaman kosong Tempat menuli... Read More
Puisi: Perjalanan Semangkuk Mie Ayam Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Semangkuk Mie Ayam Semangkuk mie ayam, menghadang di meja Mie-mie direbus dalam kuah cinta Hangatnya mengalir ke sendi-sendi jiw... Read More
Puisi: Menemukan Kisah Kedai Kurma Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Kurma Pasar-pasar kurma, berdiri keelokan rasa Memenuhi jalanan, melabuhkan perahu manis Butir-butir kurma memancar cahaya... Read More
Puisi: Rindu Kedai Roti Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Roti Toko-toko roti bertebaran Berdiri menatap para pelanggan Berisi gandum, tepung-tepung cahaya Berbisik lembut tentang ... Read More
Puisi: Aroma Kedai Kopi Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Kopi Sudut-sudut kota, berdiri kedai kopi Persinggahan kecil para ziarah rasa Kursi kayu dan meja menjadi pelabuhan Mengan... Read More
Puisi: Gelombang Tsunami Qafisha Yumna February 13, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Gelombang Tsunami Malam-malam tak berbintang lagi Di saat laut menanggalkan jubah besarnya Dan berjalan melewati daratan Langkah... Read More
Puisi: Nyala di Hutan Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Nyala di Hutan Di pelipis mata bumi, dulu terhampar kehijauan Terbentang diam seperti ada luka terbuka Ranting-ranting lapuk ber... Read More
Puisi: Berselimut Kekeringan Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Kekeringan Langit dan awan lupa menangis Tanah terbuka seperti luka lama Terbuka tanpa pelipur Menantikan sepercik air kasih dar... Read More
Puisi: Gunung di Letusan Sunyi Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Gunung Meletus Di belahan dada bumi nan senyap Memendam rindu dalam tumpukan bara Gunung bukan hanya batu keras Ia adalah dada l... Read More
Puisi: Gempa Bumi Bernafas Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Gempa Bumi Lempeng-lempeng bergeser membentuk gerakan Tarian raksasa tersembunyi di bawah bumi Energi terkumpul dari kerak yang ... Read More
Puisi: Tanah Longsor Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Tanah Longsor Di lereng gunung senyap, bumi pupus Seperti ibu menitikkan air mata, bersatu di pelukan pasrah Akar tua mulai rent... Read More
Puisi: Arus Banjir Berkelana Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Arus Banjir Berkelana Tamu tak diundang, ia bukan sebagai tamu Tapi luka-luka yang menjelma ketukan pintu Langit menurunkan raha... Read More
Puisi: Jejak di Zaman Teknologi Qafisha Yumna February 11, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Teknologi Di ujung jari menyimpan tenaga Berkali-kali sentuhan menjumpai makna Layar cahaya benderang menyala, sunyi berbisik li... Read More
Puisi: Aliran Sungai Nagara Daha Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Aliran Sungai Mata terbuka menyibak tirai gelap Matahari bangkit dari keheningan Hewan-hewan berpencar mencari rahmat Manusia be... Read More
Puisi: Di Bulan Desember Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi di Bulan Desember Di bawah pohon rindang Malam melewati perputaran bayang-bayang bumi Pelataran rumah kita singgah Menemui wajah... Read More
Puisi: Sepersekian Jam Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Jam di Handphone Ketikan ponsel terus melaju Rangkai demi rangkai pesan mulai terbentuk Cahaya putih memancar wajah sepi Hari-ha... Read More
Puisi: Sekawan Tembok dan Lantai Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Tembok dan Lantai Tembok dan lantai bersatu padu Serpihan cerita beralaskan kenyataan Bersebelahan di ruang-ruang waktu Meniti b... Read More
Puisi: Merajut Doa Qafisha Yumna February 06, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Berdoa Pulang menuju mimpi Mendengar bait syair tanah luka Mengemban pijak dasar, memilih berdoa Mereka tak kenal pengabdian di ... Read More
Puisi: Langit Tak Biru Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Langit Tak Biru Sulaman langit dari nyanyian petani Biru langit menjalar ke lubuk rindu Kau keluarkan nyanyian-nyanyian pabrik M... Read More
Puisi: Angin Tak Menyapa Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Angin Menerjang Bumi dalam dekapan cobaan Dia mencoba bersuara dari lubuk getaran Bergetar tanah-tanah bukan sebagai awal Melain... Read More
Puisi: Tanah Hanyut Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Tanah Hanyut Paku beton berjejer memasang kemegahan Air mata ibu di akar-akar bercucuran kesedihan Di saat kita mulai menempelka... Read More
Puisi: Bumi Pertiwi Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Bumi Pertiwi Dibalik gemerlap waktu, menuai sendu Rindu-rindu ibu yang tak terbalas Kita membelah hutan di ujung kehijauan Tanpa... Read More
Puisi: Pasir Waktu Qafisha Yumna February 02, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Pasir Waktu Meja kayu mulai retak Duduk menatap jam pasir mengalir Butir demi butir perlahan jatuh tanpa suara Seperti perputara... Read More
Puisi: Ilmu Menyatukan Kita Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Ilmu Menyatukan Kita Di bawah langit yang satu Beragam rupa, mereka berjalan di bumi Sang Pencipta Kuning langsat, kulit sawo, l... Read More
Puisi: Merangkai Harapan Qafisha Yumna Add Comment Puisi Ilustrasi Merangkai Harapan Menggenggam embun di pagi hari Pelajar menata harapan benang-benang halus Dijalin bersama doa ibu Cahaya matah... Read More