Puisi: Menuju Dermaga Kasih

 

Ilustrasi di Dermaga


Gemuruh waktu tak henti
Aku hanyut bersama arus tak pasti
Di ujung segala pencarian kasih
Namamu bersandar di pelabuhan

Langkahku pernah redup
Menyusuri gang-gang sunyi dan sempit
Tapi cahaya matamu bersinar
Kompas menuntunku pulang kembali

Gemerlap dunia menyingsing cerita
Bukan janji tak terucap
Ada diammu menentukan sikap
Kutemukan makna lebih jauh di dadamu

Bukan sekadar arah biasa
Kau arah berharga, menuntun ikatan
Tak sekedar alasan, terucap di permulaan
Namun kusebut kehidupan berjalan

Aku perahu siap ditumpangi
Engkau seorang perindu, menantikan di dermaga
Ketika doa mengucap lirih kekasih
Ada permintaan cinta yang diraih perjuangan

Tak perlu tanda di setiap jalan
Karena hatiku hafal jalan menujumu
Sejak awal memang tujuan
Hingga cincin ikatan terpasang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Menuju Dermaga Kasih"

close