Puisi: Terhidang Seporsi Sate Ayam Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Seporsi Sate Ayam Seporsi sate ayam, memancar kelezatan Terhidang di atas piring kesederhanaan Bilah-bilah tusuk berisi daging k... Read More
Puisi: Menyapa Semangkuk Bubur Ayam Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Semangkuk Bubur Ayam Pagi hari menyapa alam Semangkuk bubur ayam, menyambut fajar Putihnya bubur di halaman kosong Tempat menuli... Read More
Puisi: Perjalanan Semangkuk Mie Ayam Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Semangkuk Mie Ayam Semangkuk mie ayam, menghadang di meja Mie-mie direbus dalam kuah cinta Hangatnya mengalir ke sendi-sendi jiw... Read More
Puisi: Menemukan Kisah Kedai Kurma Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Kurma Pasar-pasar kurma, berdiri keelokan rasa Memenuhi jalanan, melabuhkan perahu manis Butir-butir kurma memancar cahaya... Read More
Puisi: Rindu Kedai Roti Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Roti Toko-toko roti bertebaran Berdiri menatap para pelanggan Berisi gandum, tepung-tepung cahaya Berbisik lembut tentang ... Read More
Puisi: Aroma Kedai Kopi Ahmad Norhudlari February 25, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Kedai Kopi Sudut-sudut kota, berdiri kedai kopi Persinggahan kecil para ziarah rasa Kursi kayu dan meja menjadi pelabuhan Mengan... Read More
Puisi: Gelombang Tsunami Ahmad Norhudlari February 13, 2026 Add Comment Puisi Ilustrasi Gelombang Tsunami Malam-malam tak berbintang lagi Di saat laut menanggalkan jubah besarnya Dan berjalan melewati daratan Langkah... Read More