Puisi: Sebuah Meja Cinta

 

Ilustrasi Meja Cinta



Meja makan membentuk hamparan perahu
Mengalirkan aroma dari hidung ke kalbu
Sendok dan piring menjadi tanda
Mengantarkan kisah dari hati ke semua orang

Air mata Ibu yang tenang
Mengalirkan makna di kediaman
Terbitlah mentari pagi
Menghangatkan nasi dan ikan dibumbui kasih sayang

Anak-anak memecahkan sunyi
Duduk saling berhadapan waktu
Memakan dan berkisah perjalanan
Mata berbinar, mulut pun saling bertanya

Lauk pauk dihidangkan
Jadi santapan bersama perjuangan
Setiap kunyahan dari bait syukur
Setiap tegukan air mengandung doa pujian

Suapan dan senda gurau
Waktu terus berjalan
Menambah cinta ke semua keluarga
Kebersamaan tak pudar dimakan zaman

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Sebuah Meja Cinta"

close