Puisi: Kliklah Aku

 

Ilustrasi Klik Iklan


Layar mengkilap, memasuki aplikasi
Iklan menari sambil menunjukkan diri
Ada tas menjanjikan pembawa barang
Ada sepatu melangkah ke jalan perubahan

Scroll, scroll tak berjeda
Dunia memasuki etalase tanpa gerbang
Menjual parfum dan ditaburi serbuk cinta
Dikemas diskon dan seikat souvenir

Mereka datang mengundang kekasih
Dengan kata-kata manis tanpa luka
Bunyi-bunyi klik mulai menjalar
Tercipta sentuhan jari setuju

Siapa menjual sunyi?
Siapa yang menjual kecanduan beli?
Tanpa melepas rindu yang hilang
Ingat ada kebutuhan, itulah diperlukan

Media sosial bergelora
Pasar malam menunjukkan streaming live
Mengajak pengikut, mengundang pembeli
Bermacam-macam barang, bermacam-macam toko

Para pencari kemudahan
Terus mencari jalan-jalan makna
Di antara jual beli online
Iklan-iklan yang menempel di beranda, tak kenal tidur

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Kliklah Aku"

close