Puisi: Menyulam Jembatan

 

Ilustrasi Jembatan


Tanah retak oleh tangisan langit
Sungai mengalir deras debu dan luka
Pohon-pohon terbaring dalam sunyi
Angin bertiup membawa kabar kehilangan

Puing-puing tanah dan pasir berserak
Tangan-tangan mengacungkan bangkit, menganyam harapan
Menyusun besi-besi berlapiskan perjuangan
Bahu-membahu menuai kebersamaan

Jembatan bukan sekadar semen dan baja
Ada simpul luka dan cinta meraung kuat
Tulang-tulang beton, menjulur dari dua tebing
Menyambung desa terpisah, menyatukan hati

Bergegas jembatan dibangun
Berbagai pihak bersatu padu
Dari kaca dunia, tergambar kehancuran
Memanggil kepedulian, memanggil tanggung jawab

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Menyulam Jembatan"

close