Puisi: Pagi di Siring Banjarmasin

 

Ilustrasi Menara Pandang, Siring Banjarmasin


Dia datang sebagai pemuda mencari bilik cahaya
Jalanan berhembus angin dingin
Berjejer para pejalan olahraga
Bersukacita menumbuhkan harum semilir angin

Di sepanjang aliran sungai
Kapal-kapal hias menaiki samudra kecil
Pedagang di air membelah sunyi
Gemuruh pembeli menuju tempat persinggahan

Turun menaiki kapal menyusuri nestapa alam
Sang nahkoda memecah gelombang tenang
Menatap ujung sungai, bertata hias rumah-rumah
Cinta menekan kalbu, cinta keasrian

Di atas kapal bersama duduk dengan si dia
Menghembuskan senyum di wajah
Mesin berdegup roman memasuki rasa
Sebuah kota seribu sungai jadi pertemuan

Alunan khas bahasa Banjar menyentuh
Bahasa halus, merasuk dalam jiwa
Bercakap-cakap membuka kenalan, merajut kisah keakraban
Melepas dahaga di pedagang Apung

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Pagi di Siring Banjarmasin"

close