Puisi: Alam Menangis

 

Ilustrasi Gunung, Banjir


Lahan subur, bersenandung riang
Kini sunyi, berubah gema reruntuhan
Gunung menghambur, laut mengamuk
Langit menumpahkan luka hujan

Angin berubah kabar duka
Desa-desa hanyut dalam lumpur
Dari tangisan anak hingga orang tua
Doa-doa terangkat dari kalbu

Sisa-sisa lumpur
Ada tangan-tangan penuh kerja
Saling menguatkan di antara tetesan air mata
Semburan harapan terus bersinar

Rumah-rumah berdebu
Tapi kalbu-kalbu tak menyerah
Dari abu tumbuh hamparan subur
Dari luka lahir senyuman

Ibu pertiwi
Kami tetap berjuang
Meski bencana telah usai
Membangun kembali menuju kebaikan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Alam Menangis"

close