Puisi: Kos Perantau

 

Ilustrasi Kos Perantau


Melepaskan penat, meleburkan lelah
Berbaring menatap dinding kesunyian
Arus ramai di persimpangan kota
Menenangkan jiwa kesendirian

Di kos, perantau dari desa
Menyemai benih-benih impian
Ruangan kos berdinding kisah
Menyimpan bait-bait air mata

Tangisan yang telah kering
Berubah memasuki belahan hati
Badan dan pikiran dibentengi ilmu
Tak lupa ibadah, sajadah terhampar

Kos tempat kembali perantau
Menimba ilmu dalam bingkai samudra biru
Percikan air terus dikumpulkan
Terus meresap hingga menyebar ke akhlak

Kenangan kisah, kos-kos jadi waktu
Membelah pesimis, menggenggam optimis
Telah berlalu, angin kencang
Terbuka pintu-pintu kecerahan, pembawa perubahan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Kos Perantau"

close