Puisi: Kerajinan Gerabah

 

Ilustrasi Kerajinan Gerabah


Tanah bertumpuk, kuning memancarkan kepekatan
Diaduk dengan tangan kelembutan
Ditaburkan air rohani, meresap ke tanah
Memolen putaran waktu, membentuk peradaban seni

Kerajinan gerabah, wilayah Daha Selatan
Di sepanjang jalan, menawarkan bentuk unik
Dari tangan-tangan lembut, memecah lemah
Membuat pola-pola manfaat, menyuguhkan seteguk rasa

Celengan, alat dapur, pernak-pernik
Seni tradisional melekat di kearifan lokal
Warna-warni benda, menarik pengunjung
Memikat takjub, hati berbunga menambah keinginan

Daun-daun yang telah gugur menyentuh bumi
Tanah-tanah yang dibentuk, menjadi nilai Seni
Dari segumpal tanah, menemukan penghidupan keluarga
Membesarkan, memelihara, dari kelembutan sentuhan jiwa

Tungku api mengeraskan kerajinan tanah itu
Berpuluh-puluh kerajinan siap berpencar
Menemukan pembeli, menemukan kasih sayang
Pembuat memikul beratnya perjuangan, pembeli membalas dengan lembaran merah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Kerajinan Gerabah"

close