Puisi: Aroma Nasi Kuning
![]() |
| Ilustrasi Nasi Kuning |
Piring-piring terisi dengan cerita alam
Berbagai hidangan menumbuhkan selera pemuda
Terus menaburkan benih perjuangan mulia
Mengubah sorotan mata elang, melihat terkesima
Nasi kuning menjadi tanda santapan
Beras, kunyit, santan bersatu di piring
Mengundang penikmat, tak lupa syukur dihiasi senyuman
Aroma kunyit semerbak memenuhi ruangan hampa
Menelan sedikit demi sedikit dengan tangan kanan
Tak lupa bismillah awal bermula
Makanan dikunyah hamparan mulut terbuka
Nasi telah menuju lambung, lorong-lorong gelap telah berlalu
Di dalam saling menyapa bagian kehidupan
Organ-organ badan memenuhi tugas-tugasnya
Tercipta kehidupan, tercipta kekuatan menuju ibadah
Piring kosong, pertanda sudah selesai
Segala nikmat dari Sang Maha Kuasa
Menyembuhkan badan-badan lesu, siap melepas kelemahan
Mengisi sendi-sendi kekuatan di tengah arus perjalanan


0 Response to "Puisi: Aroma Nasi Kuning"
Post a Comment