Puisi: Negeri Tanpa Peta
![]() |
| Ilustrasi Negeri |
Berjalan di bawah terik matahari bersinar
Mencari pintu dari segala pintu yang tak dibangun
Mengetuk hamparan meja kosong, hanya berisi stempel janji
Negeri ini pernah menjanjikan lapangan pekerjaan
Tapi yang kami temui hanya pintu yang tak terbuka
Brosur-brosur bicara dengan asing
Hanya tulisan tertuju pada seseorang yang dekat
Kami benih yang dilempar tak lembut
Disuruh tumbuh tanpa tanah dan pupuk
Disuruh berbuah tanpa dipelihara
Sementara kantor-kantor berisi sanak keluarga mereka
Katanya pemerintah payung di musim hujan
Kami basah kuyup di panggung birokrasi
Menunggu reda yang tak bertemu
Payung-payung itu, untuk mereka punya kartu undangan
Kami bukan malas di pandang mata
Hanya kehilangan peta nan luas
Di negeri yang sibuk mengurus peta kekuasaan
Arah hidup kami, perlahan hilang dihapus harapan lapangan pekerjaan
Kami bukan pengangguran semata
Namun tersingkirkan dari jari-jari kewenangan
Masih berjalan mencari makna
Membuka kompas kehidupan di jalan kebenaran


0 Response to "Puisi: Negeri Tanpa Peta"
Post a Comment