Puisi: Angin Tak Menyapa

 

Ilustrasi Angin Menerjang


Bumi dalam dekapan cobaan
Dia mencoba bersuara dari lubuk getaran
Bergetar tanah-tanah bukan sebagai awal
Melainkan tanda-tanda bumi tak senyum

Udara bersih meninggalkan kota-kota
Menghindari congkak di atas bumi
Ibu pertiwi bukan memukul
Melainkan sentuhan ajakan untuk mengingat alam

Angin tak lagi menyapa
Menerbangkan atap-atap warga
Pohon tak lagi menyentuh angin
Hilanglah pasak-pasak rimbun di pelataran rumah

Angin ganas bukan memihak
Melainkan magnet ruang-ruang penahan tak ada
Keributan dari setiap langkah pergi
Angin menembus kesakitan alam

Bangunan berseni tinggi
Rapuh diterjang angin musibah
Siapakah bertanggung jawab?
Siapakah mengusik ketenangan?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Angin Tak Menyapa"

close