Puisi: Merajut Doa

 

Ilustrasi Berdoa


Pulang menuju mimpi
Mendengar bait syair tanah luka
Mengemban pijak dasar, memilih berdoa
Mereka tak kenal pengabdian di lembaran rumput

Ibu pertiwi meski memasuki gerbang modern
Doa-doa terus memberi harapan
Di tangan para pengelana cinta
Memulihkan hamparan tandus di desa sunyi

Berita alam memecah tawa
Menghadirkan batu-batu pecah kekhawatiran
Doa dan bantuan menyambut perhatian
Warna-warni keseharian berubah kehancuran

Pesawat terbang meluncurkan barang
Tak lupa tatapan mata ke denah-denah musibah
Sekedar penyembuh luka, penguat badan
Hak-hak warga dipenuhi kelembutan kasih sayang

Doa berbagai penjuru, menepis angin kencang
Pulihkan negeri ini, kuatkan setiap hembusan nafas
Tangan-tangan mengulurkan kebahagiaan
Doa penyembuh, doa kekuatan terus mengalir

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Merajut Doa"

close