Puisi: Perjalanan Semangkuk Mie Ayam

 

Ilustrasi Semangkuk Mie Ayam


Semangkuk mie ayam, menghadang di meja
Mie-mie direbus dalam kuah cinta
Hangatnya mengalir ke sendi-sendi jiwa
Kadang dingin dimakan perjalanan waktu

Mie terbentang jalanan kehidupan
Melilit bagai jalan berliku
Menelusuri jejak-jejak kebenaran
Meski lelah menyelimuti rasa di tenaga

Ayam lembut, ditaburkan keharuman
Tak lupa doa sebelum dimakan
Menyusup ke tubuh menunaikan syukur
Memberi tenaga, menanggung kegigihan

Kuah bening memancarkan kilat
Berbagai rempah, diaduk selera kasih
Menyembuhkan dahaga pilu
Deraian luka mulai-mulai tertutup sendiri

Tak lupa taburan bawang goreng, renyahnya menjalar
Setiap sendok mengandung mie kelezatan
Duduk memandang alam, langit malam bertaburan bintang
Semesta keindahan, dan satu mangkuk kehidupan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Perjalanan Semangkuk Mie Ayam"

close