Puisi: Perlu Tunas Peduli

 

Ilustrasi Peduli (sumber: bing)


Jalanan ramai akan orang menuju suatu tempat
Alunan roda sepeda motor terus berputar
Banyak berlalu kisah yang dirindukan
Rasa manis dalam seduhan teh masih membekas

Peduli kepada sesama, menebar bantuan
Sedikit maupun banyak memberi wajah keceriaan
Hati berhiasan berlian, berkilau menerangi akhlak
Orang mendekat terasa senang akan bunga harum

Saling peduli menumbuhkan jiwa kemuliaan
Menghapus rasa kesedihan dalam benak mereka
Meringankan beban yang telah dipikul
Menjadi penolong dalam suka dukanya

Peduli akan kesejahteraan yang menerpa badai
Terhubung rasa saling mengerti untuk penyembuhan
Terbitlah jiwa semangat kebaikan
Merangkul, memberi kemudahan dalam sunyinya keadaan

Bertumbuh untuk peduli yang memerlukan
Bersihkan jiwa dari debu yang berserakan
Niat mulia terus berubah menjadi perbuatan
Melihat, merasakan kebahagiaan dari senyumannya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Perlu Tunas Peduli"

close