Puisi: Peci Kekasih

Puisi: Peci Kekasih


Penutup kepala saat beribadah
Peci engkau menemani pemilik
Keindahan pakaian peci yang berkah
Bermacam warna menjadi saya tarik

Pakaian putih di badan jadi kemilau
Hati bersih dengan taubat
Salam takzim kepada guru
Tangan berjabat terasa erat

Gagah, ganteng primadona seseorang
Cakap, sopan santun menebar meriang
Kalbu mekar dengan rendah diri itu mulia
Jalan niat berujung kepada-Nya

Hamparan sajadah melayang
Amal ibadah agar tenang
Doa berbunyi lirih dalam ruang
Ingat nikmat begitu banyak dikenang

Matahari tenggelam meninggalkan rindu
Rindu dalam kenangan pilu
Memejamkan mata terhampar sang tercinta
Duhai ayunda, tertinggal keharuman kisah kita

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Peci Kekasih"

close