Puisi: Langit Bintang

 

Puisi: Langit Bintang




Langit bertaburan bintang-bintang menawan mata
Membawa samudra rasa menuju kalbu
Di saat malam menyapa alam semesta
Di saat hujan jarang menggugurkan air-air suci

Bintang-bintang membawa cahaya
Di angkasa mengapung bersama galaksi bima sakti
Satu di antaranya bersinar terang dari kejauhan
Aku tidak tahu namanya, namun ku tahu ia ciptaan-Nya

Terpesona keindahan alam
Segala cahaya menarik suasanaku
Hati merangkai pujian untuk-Nya
Meraihnya tak bisa, kupandang dengan nikmat-Nya

Lembaran cerita bertebaran melintasi kalbu
Suara sang bijak singgah memberi rasa
Paket dibungkus untaian kalimat cahaya
Membukanya bertebaran kunang-kunang bersinar

Para ustadz mengalirkan kalimat hikmah
Mereka mengkaji para alim ulama terdahulu,
Malam memasuki sepi, seolah dekat sang Maha Kuasa
Sapalah Dia, Yang Maha Esa, dzikir maupun shalat

Langit malam yang memukau hati
Tertera angka-angka jam digital penuh layar
Waktu-waktu mulia di keheningan malam
Apakah meneruskan nyenyak? Ataukah mengikuti jejak ulama terdahulu?

Malam-malam syahdu, langit bersih dari udara polusi
Siapa yang ingin meneguk air kesegaran rohani?
Melepas penat di tubuh-tubuh
Berganti berkah-berkah menjalar kehidupan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Langit Bintang"

close