Puisi: Minyak Harum Memasuki Kalbu

 

Ilustrasi Minyak Harum


Bau-bau segar memasuki kalbu
Berjalan terasa harum, membuka cakrawala alam
Tetesan air nan harum, membelah kesunyian
Memberi tampak kesenangan, hilanglah kegundahan

Minyak harum menyebar di ruang-ruang angkasa
Melekat di pakaian, menjadi tenaga optimis
Lembutnya harum menyapa perjalanan
Tersimpan kenangan dari harumnya kisah

Mata menatap alam-alam hijau
Hidung mencium bau wangi menusuk pikiran
Rasa senang, rasa cinta diaduk dalam gelas harum
Menyemprotkan percikan-percikan senyum keindahan

Bermacam-macam minyak wangi meninggalkan kisah
Di kala rindu, mencium bau harum ketenangan
Memecah lamunan menjadi rasa sayang
Harumnya membersamai perjalanan di ruang persahabatan

Sudah menyentuh dari pakaian harum
Sudah menyebar harum bersama perjalanan waktu
Setiap harum menyentuh hidung, memberi cinta
Cinta kebaikan, pengorbanan dalam arus keharuman

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Minyak Harum Memasuki Kalbu"

close