Puisi: Halaman Rumah Menghiasi Rindu

 

Ilustrasi Halaman Rumah


Rumah-rumah berjejer menghiasi desa
Sepanjang mata melihat terangkai kata di benak
Halaman terhampar cantik memelas rindu
Hijaunya rumput berayun dengan canda tawa angin

Halaman rumah menjadi cantik dalam tatanan indah
Batu kerikil tersusun membelah sepi
Terdengar suara-suara air mancur menyelinap
Bergegas kaki melangkah dengan gerakan respon

Tempat meletakkan kendaraan penjelajah alam
Tak mengganggu jalan-jalan keramaian semut
Terpaan angin sepoi di pelataran nan bersih
Bersihnya lingkungan tercipta kesegaran rohani

Kalbu-kalbu menjadi tatanan dalam terpaan halaman
Berawal dari sebuah percikan ketulusan
Membersihkan jiwa nan curam akan pekatnya lorong
Menyinari jiwa menguasai cahaya lampu kebaikan

Di halaman rumah, mata memandang kecantikan taman
Taman-taman bersuka cita melambaikan goyang dengan angin
Kemilau kesuburan tanaman hijau semerbak wangi
Menyiram halaman-halaman hati dengan zikir

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Halaman Rumah Menghiasi Rindu"

close