Puisi: Berlari Menuju Impian


Puisi: Berlari Menuju Impian


Secangkir air es menyejukkan risau
Dahaga dingin menuju kesegaran rohani
Pikiran bergelora saling meresap kalbu
Mata memandang jauh halaman rumah impian ini

Berjalan biasa berubah berlari
Lari dari jalan pesimis menuju jalan optimis
Berlari dari kabut hitam hingga kabut putih nanti
Denyut nadi bergetar hebat memompa antusias

Setiap langkah kaki niat mulia diutamakan
Sejauh berlari melintasi jalan becek cobaan
Berani mencoba melewati arus tantangan
Berbagai keindahan akan segera bertemu di kemudian

Kekasih tak ada memberi dorongan
Ucapan dan perhatian seakan kosong
Namun, rindu akan impian tetap diraih kesabaran
Mampukan tekad yang tertanam agar gemilang

Menengok ke belakang telah berlalu perjuangan
Pandang ke depan jalan bersinar
Bertemu hari-hari kegembiraan
Pahit telah berlalu menemukan manis mengalir

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Berlari Menuju Impian"

close