Puisi: Mengagumi Terpaut Pancaran Kebaikan

Puisi: Mengagumi Terpaut Pancaran Kebaikan


Salju dingin berwarna putih, menyerap tubuh kekasih
Hiasan akhlak menjadi pertanda mulia jiwa
Jejak langkah menghampiri terpikat penuh
Jauh memandang keelokan taman bunga

Buah rasa kagum menghiasi hati bergetar
Hari-hari aktivitas mulia, terulur kebaikan
Tutur kata lembut dan santun, rasa senang tersebar
Manis dirasa ingin menggapai dalam pelukan

Setiap hari tergambar kagum cita-citanya
Seakan magnet ingin tertarik juga
Perbuatan baik dicontoh badan berbuah indah
Rohani dicucuri rasa syukur, pertemuan jadi hikmah

Minyak harum semerbak wangi
Menjalar ke penjuru insan budi pekerti
Ilmu dan adab tercermin keseharian
Menarik perhatian jiwa, membuka rasa kesadaran

Mengagumi seseorang, menuai kebaikan
Semakin kenal akhlaknya, menjadi teladan kehidupan
Jalan-jalan rintangan dihadapi kesabaran
Menaiki puncak berjaya, usaha dan doa dipanjatkan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Mengagumi Terpaut Pancaran Kebaikan"

close