Puisi: Rumah Sakit Pelipur Batin

Puisi: Rumah Sakit Pelipur Batin


Memasuki gerbang rumah sakit dalam menelusuri makna
Bercakap keluh kesah sang dokter mengobati kepedihan
Orang-orang berjalan memetik obat kesembuhan
Berobat perantara dokter, tetap memohon kepada-Nya

Ramai berlalu lalang menuju keinginan sembuh
Berjalan menyusuri ruang demi ruang dokter
Wajah terasa lesu menahan sakit perih
Menunggu antrian kesabaran berganti badan bugar

Ingat waktu telah berlalu kesehatan
Nikmat dirasa badan, di saat penyakit datang
Semakin bertambah ingat Tuhan
Lisan dan kalbu bersenandung zikir berubah tenang

Obat pahit melewati kerongkongan ikhlas mencapai kesembuhan
Menahan pedih sakit menuju kesembuhan
Memikul raga kesabaran menjalani titah kehidupan
Gemerincing air mata membasahi pipi anggun

Anugerah nikmat sehat begitu indah di hati
Guna menapaki jalan lurus amal kebaikan
Bertambah iman, menembus ujian badai
Sakit bersyukur membuka hakikat tersimpan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Rumah Sakit Pelipur Batin"

close