Puisi: Tas di Pundak Kekasih

 

Ilustrasi Tas di Pundak (sumber: bing)


Rumah-rumah menjadi tempat berteduh
Beramal, bekerja membangun keluarga
Pintu-pintu keemasan membuka gerbang
Gerbang utama menuju keberhasilan nanti

Tas bergantung memikat mata dan kekasih
Warnanya hitam menempuh perjuangan waktu
Memuat keperluan sekolah, menemani beratnya cinta
Membuka pikiran, berlelah ditemui, nanti berbahagia

Tas di pundak, berjalan melintasi pedesaan
Jalan bertumbuh akan rumput-rumput kesaksian
Menempuh menuntut ilmu, menyegarkan wawasan
Memberi semangat, memberi hadiah penghargaan

Tas dalam bekerja membawa keperluan
Barang-barang berharga, barang kebermanfaatan
Tas menyusuri debu-debu jalanan penuh pelajaran
Menepis angin ketenangan, menghadirkan riuhnya keceriaan

Memikat sanubari ketulusan
Menyukai keindahan, menyentuh rasa kasih
Membelai kasih, memasang optimis menjadi bumerang
Berteman dengan kekasih, perjalanan tas menuju cita-cita mulia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Tas di Pundak Kekasih"

close