Puisi: Menjumpai Puasa

 

Ilustrasi Menjumpai Puasa



Ufuk fajar, sunyi menyelimuti alam
Perut berbisik halus, jiwa-jiwa berdoa
Lapar bukan sekedar kosong tenaga
Ia membuka pintu-pintu cahaya

Ramadhan, menghidupkan kalbu
Dalam detik-detik menahan dahaga
Mengalir sungai-sungai kesabaran
Membuka amal ibadah, menumbuhkan keimanan

Matahari bersinar membelah sunyi
Panasnya menguji dari jejak-jejak langkah
Namun di dada tersimpan kesejukan
Menahan cinta, menggapai kebahagiaan

Malam bertaburan bintang
Lantunan doa lembut menaiki cakrawala langit
Lidah-lidah basah akan puji-pujian
Jiwa-jiwa sepi berganti kedamaian

Puasa bukan sekadar menahan pilu
Menuju perjalanan keindahan
Menemukan setiap denyut kerinduan ilahi
Menemukan makna dalam perintah

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Menjumpai Puasa"

close