Puisi: Berbagi Takjil

 

Ilustrasi Berbagi Takjil


Senja merona menatap wajah-wajah cahaya
Langit menabur doa, Sang Pencipta Mengatur
Angin sepoi membawa kesejukan
Orang-orang menantikan adzan maghrib

Jalan-jalan ramai penuh sukaria
Tangan-tangan terbuka, membuka cinta
Membagi sepotong kue manis, segelas teh kasih
Menyambut tuan-tuan, nyonya-nyonya

Takjil tak sekedar hidangan manis
Ada jembatan jiwa antar jiwa perindu nikmat
Senyum-senyum bertebaran, meredakan lapar
Cinta tumbuh tak mengenal nama

Ramadhan mengajarkan kebaikan
Buah-buah kurma pun mengantarkan pelita
Berbagi membuka persaudaraan
Setiap suapan dari takjil, tak lupa nikmat-Nya

Biarlah senja datang membawa rindu
Ingatan Ramadhan membawa kebaikan
Tentang hati tulus, memberi, dan menerima
Menyatukan benang-benang kasih agar tak putus

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Berbagi Takjil"

close