Puisi: Menutup Kesedihan, Membuka Cakrawala Keindahan

 

Puisi: Menutup Kesedihan, Membuka Cakrawala Keindahan


Air mata menetes membasahi rindu
Kalbu sedih teringat kekasih yang telah pergi
Melupakan diri yang pernah ada melewati kebersamaan dulu
Dia bersanding dalam ikatan bahagia hakiki

Menutup kesedihan luka kisah kita
Membersihkan rasa rindu, memberi kesadaran
Sabar dan usaha menjadi menemukan cahaya bahagia
Ada takdir dari pencipta, ada keindahan

Menutup sedih dalam relung jiwa
Berganti awan hitam ke awan putih, cerah
Datangnya buah manis melewati disaat pahitnya
Berbenah melewati hari-hari penuh hikmah

Membuka cakrawala alam ciptaan-Nya
Mengisi perintah-Nya menuju keberkahan
Tangisan kesedihan membuat luka
Tangisan kesabaran, menerima ujian

Di bawah langit terhampar bumi luas
Dari ujung timur hingga barat, Jika bertakdir jodoh bertemu kemudian
Menepis keresahan, menepis pilu, menepis pesimis
Bangkitlah jiwa optimis, raih gemilang memancar kebaikan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi: Menutup Kesedihan, Membuka Cakrawala Keindahan"

close